PINRANG, HBK – Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli bertajuk *Cahaya Tuppu* di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Tadokkong.
Program tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., pada Kamis (29/10). Kehadiran program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih produktif dan memberikan nilai tambah ekonomi.
Dalam sambutannya, Sudirman menegaskan bahwa persoalan sampah membutuhkan perhatian serius seiring dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas masyarakat. Tanpa pengelolaan yang tepat, sampah berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta berdampak terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
Karena itu, keberadaan fasilitas TPS3R diharapkan menjadi salah satu solusi konkret untuk mendorong pengelolaan sampah secara lebih terencana, mulai dari pemilahan, penggunaan kembali, hingga proses daur ulang terhadap sampah yang masih memiliki nilai guna.
Menurutnya, sampah tidak seharusnya hanya dipandang sebagai limbah yang harus dibuang. Dengan pengelolaan yang tepat, sebagian sampah dapat diolah kembali menjadi sumber daya yang bermanfaat, bahkan berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Namun demikian, Sudirman mengingatkan bahwa keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas.
Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah, disertai pengelolaan yang konsisten dan berkelanjutan, merupakan faktor penting agar program tersebut dapat berjalan optimal.

Ia pun mengapresiasi kontribusi PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli yang turut mengambil bagian dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Pinrang.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan bentuk kolaborasi positif yang perlu terus diperkuat. Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Sudirman juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga dan merawat fasilitas TPS3R Tadokkong agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan, membiasakan pemilahan sampah, serta mendukung proses pengolahan agar program ini memberikan hasil yang nyata.
Melalui Program Cahaya Tuppu, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap pengelolaan sampah dapat berkembang menjadi budaya positif di tengah masyarakat. Selain mengurangi volume sampah yang berpotensi mencemari lingkungan, program ini diharapkan membuka peluang pemanfaatan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Dengan dukungan seluruh pihak dan partisipasi aktif masyarakat, keberadaan TPS3R Tadokkong diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Pinrang yang lebih bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan. (Ady)


Tinggalkan Balasan