BULUKUMBA, HBK – Aan Wahyu Junaedy, yang akrab disapa AWJ, putra asli Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sekaligus putra Ilham Junaedy, sukses mengemban kepercayaan untuk membawa artis ibu kota, Faris Adam dan Joo Wang, beserta rombongan dalam acara penutupan Festival Phinisi Bulukumba ke-XVI pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman istimewa bagi Aan. Kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengoordinasikan kedatangan dan mendampingi rombongan artis dalam salah satu agenda pariwisata unggulan Kabupaten Bulukumba itu merupakan tanggung jawab besar yang dijalankannya dengan penuh kesungguhan.

Aan mengungkapkan, kesempatan tersebut bermula ketika dirinya dihubungi langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bulukumba, Hj. Hamrina Andi Muri, S.Pd., M.Si., bersama H. Ariawan, atau yang lebih dikenal dengan sapaan H. Awan, pengusaha sukses di kawasan Bira, Bulukumba.

β€œAwalnya saya tidak percaya ketika ditelepon oleh Ibu Kadis Disparpora Bulukumba dan H. Awan. Saya benar-benar tidak menyangka mendapatkan kepercayaan untuk membawa Faris Adam dan Joo Wang beserta rombongan dalam acara penutupan Festival Phinisi Bulukumba,” ungkap Aan.

Namun, kepercayaan tersebut akhirnya menjadi kenyataan. Aan pun menjalankan amanah itu dengan penuh tanggung jawab, menyadari bahwa tugas tersebut bukan sekadar mendampingi artis, tetapi juga menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri, terlebih karena dirinya berasal dari Kabupaten Sidrap dan mendapat kesempatan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan berskala regional yang menjadi perhatian masyarakat.

Kehadiran Faris Adam dan Joo Wang bersama rombongan menjadi bagian dari rangkaian acara penutupan Festival Phinisi Bulukumba XVI yang digelar pada 17 Oktober 2026.

Festival ini menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan kearifan lokal Bulukumba kepada masyarakat luas.

Bagi Aan Wahyu Junaedy, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa kepercayaan dan kesempatan dapat datang dari berbagai arah.

Ia pun berharap pengalaman yang diperolehnya dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan, memperluas jaringan, serta memberikan kontribusi positif bagi daerah.

Sebagai putra asli Sidrap, Aan berharap dirinya dapat terus membawa nama baik daerah asalnya melalui berbagai kesempatan dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi Aan dan keluarga, serta menjadi motivasi bagi generasi muda daerah untuk berani mengambil peluang, menjaga kepercayaan, dan menjalankan setiap amanah dengan sebaik-baiknya. (Arya)