PINRANG, HBK – Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat upaya penanganan sampah dan pembenahan lingkungan sebagai bagian dari komitmen mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Penanganan kebersihan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi indikator penilaian Adipura, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan yang tumbuh sebagai budaya hidup masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos., saat memimpin rapat koordinasi penanganan kebersihan dan lingkungan hidup di Ruang Rapat Bupati Pinrang, Senin (19/10/2026).

Dalam arahannya, Bupati Irwan menekankan bahwa persoalan sampah membutuhkan penanganan serius, terencana, dan berkesinambungan. Upaya tersebut tidak dapat hanya dibebankan kepada satu perangkat daerah, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan asri merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Karena itu, pengelolaan sampah perlu dilakukan melalui langkah-langkah konkret dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendorong inovasi dalam penanganan kebersihan lingkungan.

Bupati Irwan berharap berbagai persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan dapat diatasi melalui kerja bersama dan tindakan nyata di lapangan. Dengan penanganan yang lebih terarah, lingkungan permukiman maupun fasilitas umum diharapkan semakin bersih dan terjaga.

Selain berdampak pada keindahan daerah, pengelolaan sampah yang baik juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Irwan mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam evaluasi Adipura sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

Namun, ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan tidak boleh hanya dilakukan ketika daerah menghadapi penilaian atau evaluasi tertentu.

β€œKebersihan harus menjadi budaya dan tanggung jawab bersama, bukan hanya dilakukan saat menghadapi penilaian Adipura,” menjadi semangat yang perlu ditanamkan dalam upaya pembenahan lingkungan secara berkelanjutan.

Untuk itu, seluruh perangkat daerah dan pemerintah kecamatan diharapkan mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya, termasuk memastikan langkah penanganan sampah berjalan efektif serta mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berupaya memperkuat sinergi dan membangun sistem pengelolaan kebersihan yang lebih terarah, konsisten, dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Pinrang diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dalam evaluasi Adipura, tetapi juga mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan asri sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (Ady)