ENREKANG, HBK – Mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kabupaten Enrekang mengambil langkah preventif dengan membagikan masker kepada siswa, siswi, dan guru di sejumlah sekolah.
Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, turun langsung menyambangi sekolah untuk membagikan masker sebagai upaya melindungi warga sekolah dari paparan kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
Kali ini, pembagian masker menyasar SMP Negeri 2 Enrekang yang berada satu atap dengan SD Negeri 172 Enrekang, berlokasi di Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi risiko gangguan kesehatan akibat penurunan kualitas udara, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dapat dipicu oleh paparan asap dan partikel polutan dari kebakaran hutan dan lahan.
Dalam kesempatan itu, Bupati H. Muh. Yusuf Ritangnga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara yang terdampak kabut asap. Ia juga mengajak masyarakat membiasakan diri menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, pelajar, tenaga pendidik, serta kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap paparan asap.
Pemerintah Kabupaten Enrekang berharap pembagian masker ini tidak hanya menjadi langkah perlindungan bagi warga sekolah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Selain menggunakan masker yang sesuai untuk menyaring partikel asap, masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat. Warga yang mengalami keluhan pernapasan, seperti sesak napas atau batuk yang memburuk, disarankan segera mencari pertolongan medis.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Enrekang menegaskan komitmennya untuk melakukan upaya pencegahan dan mengajak seluruh masyarakat tetap waspada, menjaga kesehatan, serta bersama-sama menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla.
(Abbas Nasir)


Tinggalkan Balasan