MAKASSAR, HBK β€” Kontingen Gala Siswa Indonesia (GSI) Kabupaten Enrekang menutup perjuangannya pada Seleksi GSI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 dengan torehan membanggakan. Tim putri berhasil meraih juara II, sementara tim putra menempati juara III.

Ajang yang berlangsung di Lapangan FIKK Universitas Negeri Makassar (UNM), Makassar, tersebut berakhir pada Minggu (13/9/2026). Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Enrekang, khususnya tim putri yang untuk pertama kalinya mengikuti GSI tingkat provinsi.

Pada kategori putri, Enrekang melaju hingga partai final menghadapi tuan rumah Kota Makassar. Pertandingan berlangsung ketat. Enrekang bahkan mampu mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang.

Namun, keberuntungan belum berpihak kepada tim Enrekang. Satu gol Makassar membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-0 dan menempatkan Enrekang sebagai juara II.

Sebelumnya, penampilan impresif juga ditunjukkan para pemain Enrekang sepanjang kompetisi. Salah satunya melalui Annisa, siswa SMP Negeri 4 Enrekang, yang tampil menonjol saat menghadapi GSI Kabupaten Wajo dengan mencetak dua gol.

Bagi tim putri Enrekang, capaian tersebut menjadi hasil yang istimewa mengingat ini merupakan keikutsertaan perdana mereka di tingkat provinsi.

Sementara itu, tim putra Enrekang berhasil mengamankan posisi ketiga. Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Muh. Rafi, siswa SMP Negeri 1 Anggeraja, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik.

Rafi juga menunjukkan aksi spektakuler saat menghadapi Kabupaten Barru dengan mencetak gol melalui aksi salto.

Hasil akhir kategori putra menempatkan Kota Makassar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Kabupaten Barru 1-0 pada partai final. Makassar sekaligus menjadi juara kategori putri setelah mengalahkan Enrekang dengan skor yang sama, 1-0. Dengan demikian, Makassar menyapu bersih gelar juara GSI putra dan putri tingkat Sulawesi Selatan 2026 dan berhak mewakili Sulsel pada tingkat nasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik, S.IP., MM, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh pemain dan official.

β€œIni pencapaian luar biasa. Membanggakan daerah dan mengharumkan nama Enrekang. Bakat muda kita punya kemampuan yang dapat bersaing,” ujar Erik.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa potensi olahraga pelajar di Kabupaten Enrekang memiliki ruang untuk terus dikembangkan. Ia menegaskan komitmen Dikbud Enrekang untuk melanjutkan pembinaan dan meningkatkan pencapaian pada penyelenggaraan GSI berikutnya.

β€œKita berkomitmen melanjutkan dan meningkatkan pencapaian ini pada edisi berikutnya,” katanya.

Erik juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada kontingen Enrekang sejak persiapan hingga kompetisi berakhir.

Seleksi GSI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung 11–13 September tersebut menjadi ajang penting dalam menemukan dan mengembangkan talenta sepak bola pelajar. Dalam pelaksanaannya, terdapat pula proses pemanduan bakat untuk melihat potensi pemain yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Bagi Enrekang, dua juara yang diraih serta penghargaan pemain terbaik menjadi modal penting untuk melanjutkan pembinaan sepak bola pelajar. Juara II putri, juara III putra, dan penghargaan Pemain Terbaik untuk Muh. Rafi menjadi catatan positif dari perjalanan GSI Enrekang di tingkat Sulsel 2026. (Abbas Nasir)