SIDRAP, HBK — Menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan hanya dituntut memiliki fisik yang kuat dan disiplin tinggi.
Para calon Paskibraka juga diharapkan mampu menjaga diri dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan, salah satunya penyalahgunaan narkotika.
Pesan tersebut disampaikan Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda saat memberikan pembekalan kepada calon Paskibraka Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tahun 2026 di Baruga Kantor SKPD Kabupaten Sidrap, Rabu (12/8/2026) siang.
Pembekalan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan selama masa karantina menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di hadapan para calon Paskibraka, Indra memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial maupun konsekuensi hukum.
Menurutnya, generasi muda merupakan kelompok yang harus mendapat perhatian serius dalam upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Terlebih, calon Paskibraka merupakan putra-putri pilihan yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya.
“Remaja di usia produktif, terutama para calon Paskibraka, adalah aset berharga daerah. Kalian harus melatih kedisiplinan fisik sekaligus menjaga diri dari ancaman bahaya narkoba yang bisa merusak masa depan kalian,” ujar Indra.
Kapolres juga mengajak para peserta untuk tidak bersikap apatis terhadap lingkungan sekitar. Apabila mengetahui atau memperoleh informasi mengenai dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, mereka diminta tidak ragu menyampaikannya kepada pihak kepolisian.
“Jika menemukan, segera laporkan kepada kami,” tegasnya.
Indra mengingatkan, narkoba tidak hanya berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan pendidikan, hubungan sosial hingga menyeret seseorang berhadapan dengan proses hukum.
Karena itu, ia meminta para calon Paskibraka lebih selektif memilih lingkungan pergaulan serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat membawa mereka ke arah negatif.
Menurutnya, predikat sebagai anggota Paskibraka juga membawa tanggung jawab moral. Setelah menyelesaikan tugas mengibarkan Sang Merah Putih, para peserta diharapkan tetap membawa nilai kedisiplinan, nasionalisme dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita berharap adik-adik calon Paskibraka ke depannya lebih pandai dalam pergaulan dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang baik,” tutupnya.
Melalui pembekalan tersebut, Polres Sidrap berharap calon Paskibraka tidak hanya siap menjalankan tugas pada momentum HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berprestasi, berintegritas dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba. (Arya)


Tinggalkan Balasan