PINRANG, HBK – Pemerintah Kabupaten Pinrang bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau yang mulai mengancam sektor pertanian.
Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid memastikan bantuan dua unit pompa air berkapasitas besar untuk menjaga pasokan air di lahan persawahan yang mulai terdampak penurunan debit irigasi.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menjaga produktivitas pertanian dan melindungi kesejahteraan petani kembali dibuktikan di tengah musim kemarau yang melanda berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Pinrang.
Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos turun langsung meninjau lahan pertanian warga di Desa Mallongi-longi, Kecamatan Lanrisang, Selasa (14/7), untuk melihat kondisi persawahan yang mulai terdampak berkurangnya debit air irigasi.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Irwan menegaskan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam menghadapi ancaman kekeringan yang berpotensi menurunkan hasil produksi pertanian.
Menurutnya, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Kabupaten Pinrang sehingga membutuhkan perhatian dan langkah cepat agar petani tidak mengalami kerugian.
Sebagai solusi jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Pinrang akan menyiapkan dua unit pompa air berkapasitas besar guna memenuhi kebutuhan air di areal persawahan yang mulai mengalami kekurangan pasokan.
“Kita tidak ingin petani mengalami gagal panen ataupun kerugian akibat kekeringan. Karena itu, pemerintah akan mengambil langkah maksimal agar kebutuhan air untuk lahan pertanian tetap terpenuhi. Kehadiran pompa berkapasitas besar ini diharapkan mampu menjadi solusi yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Bupati Irwan.
Ia menambahkan, penyediaan pompa air bukan hanya untuk menyelamatkan tanaman padi, tetapi juga menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus mempertahankan kesejahteraan petani.
Dengan produksi pertanian yang tetap terjaga, roda perekonomian masyarakat di sektor pertanian diharapkan terus bergerak dan memperkuat posisi Kabupaten Pinrang sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Sulawesi Selatan.
Bupati Irwan juga menginstruksikan perangkat daerah terkait agar terus memantau kondisi di lapangan dan segera mengambil langkah penanganan apabila ditemukan wilayah lain yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air irigasi.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi A. Sinapati Rudy, Camat Lanrisang Bachrumsyah, Kepala Desa Mallongi-longi, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Langkah antisipatif ini diharapkan mampu menjaga kuantitas dan kualitas hasil pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus melindungi para petani dari dampak perubahan cuaca yang semakin ekstrem. (Ady)


Tinggalkan Balasan