SIDRAP, HBK — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siderap pada tahun 2026 memprioritaskan peningkatan infrastruktur dasar, mulai dari perbaikan jalan, irigasi hingga lampu penerangan demi mendorong konektivitas dan kenyamanan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, usai menghadiri pelantikan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Monumen Ganggawa Pangkajene, Minggu, 29 Maret 2026.

Ia mengatakan, pada tahun ini pemerintah daerah mengalihkan fokus pembangunan ke sektor infrastruktur setelah sebelumnya berhasil mendorong pertumbuhan di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.

“Tahun ini, kita fokus perbaikan jalan, irigasi dan lampu penerangan. Satu tahun lalu kita fokus kepada pertanian, perkebunan dan peternakan sehingga pertumbuhan ekonomi Sidrap melesat tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kondisi jalan rusak di Sidrap mencapai 554 kilometer dengan estimasi kebutuhan anggaran hingga Rp1,5 triliun. Dengan rata-rata biaya pembangunan mencapai Rp3 miliar per kilometer, perbaikan secara menyeluruh membutuhkan waktu dan dukungan anggaran yang besar.

Namun demikian, pada tahun 2026 ini pemerintah pusat dan provinsi telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp227 miliar untuk memperbaiki sebagian ruas jalan yang mengalami kerusakan.

“Nah tahun ini ada sekitar Rp227 miliar yang dikucurkan pemerintah pusat dan provinsi untuk perbaikan sebagian jalan yang rusak. Komitmen kita, 554 kilometer jalan rusak bisa selesai hingga 2029 mendatang,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Sidrap. (Arya)