PINRANG, HBK — Sinergi Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama Kepolisian Resor Pinrang dalam memberantas peredaran narkotika kembali menunjukkan hasil signifikan.

Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Pinrang berhasil mengungkap penyalahgunaan narkotika dengan barang bukti sabu seberat 3,2 kilogram, senilai sekitar Rp3,8 miliar.

Pengungkapan ini dipaparkan Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Manggabarani dalam gelar perkara yang berlangsung di Halaman Mapolres Pinrang, Selasa (13/1).

AKBP Edy menuturkan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata kekompakan seluruh elemen, baik Pemkab Pinrang, jajaran Polres, maupun masyarakat yang aktif memberikan informasi terkait dugaan tindak pidana narkotika.

“Sinergi yang terbangun menjadi kekuatan utama dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. Dukungan masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi,” tegas Kapolres.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang berani melaporkan setiap indikasi peredaran narkoba, sebagai upaya bersama menyelamatkan generasi muda dari ancaman zat berbahaya tersebut.

Sementara itu, Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos yang hadir langsung pada gelar perkara tersebut memberikan apresiasi tinggi atas kinerja jajaran Sat Res Narkoba Polres Pinrang.

Menurutnya, jumlah barang bukti yang besar serta fakta bahwa para tersangka bukan warga Pinrang menjadi peringatan bagi masyarakat agar tetap waspada.

“Ini menjadi alarm bagi kita semua. Peredaran narkotika tidak mengenal wilayah. Karena itu, kewaspadaan dan kepedulian masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah masuknya narkoba ke Pinrang,” ujarnya.

Bupati Irwan mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada aparat penegak hukum apabila menemukan atau mencurigai aktivitas peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Keberhasilan ini, lanjutnya, menegaskan komitmen kuat Pemkab dan Polres Pinrang dalam melindungi masyarakat serta memastikan masa depan generasi muda tetap terjaga dari bahaya narkotika.

“Upaya ini semata-mata untuk menciptakan rasa aman, menjaga masa depan generasi muda, dan memastikan Pinrang tetap menjadi daerah yang aman dan sehat bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. (Ady)