Makassar – Kebebasan pers kembali diuji. Pimpinan Redaksi Harian Berita Kota mengaku mendapat tekanan dan intimidasi serius setelah media ini mempublikasikan pemberitaan terkait produk kosmetik AF Cream milik Abel, yang sebelumnya diduga dibekingi oleh oknum anggota kepolisian.

Tekanan tersebut datang tak lama setelah berita diterbitkan. Redaksi menerima komentar bernada ancaman melalui sebuah akun email yang identitasnya belum diketahui. Namun, redaksi menduga kuat akun tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan pihak AF Cream.

Tak berhenti di situ, salah satu jurnalis Berita Kota juga mengalami kejadian yang dinilai mengarah pada upaya pembungkaman. Saat melakukan konfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, jurnalis tersebut dihubungi oleh seorang pria dengan nada tinggi, bersuara keras, dan menggunakan bahasa Makassar. Pria tersebut diduga merupakan suami dari owner AF Cream, meskipun hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

“Ini bukan lagi sekadar keberatan atas pemberitaan, tetapi sudah mengarah pada intimidasi terhadap kerja jurnalistik,” tegas pimpinan redaksi Harian Berita Kota.

Redaksi menilai, rangkaian tekanan ini berkaitan erat dengan pemberitaan sebelumnya yang menyoroti dugaan bahwa AF Cream dibekingi oleh oknum polisi dari Propam Polda Sulawesi Selatan. Dugaan tersebut hingga kini belum terbantahkan secara terbuka oleh pihak AF Cream maupun institusi terkait.

Atas adanya tekanan dan dugaan intimidasi tersebut, redaksi Harian Berita Kota menyatakan akan melaporkan akun email pengirim ancaman kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap siapa pihak di balik tindakan tersebut.

Ironisnya, ketika redaksi berupaya menjalankan prinsip keberimbangan dengan mengonfirmasi langsung kepada pihak AF Cream, kontak WhatsApp redaksi justru diblokir, sehingga upaya klarifikasi tidak dapat dilakukan.

Harian Berita Kota menegaskan bahwa segala bentuk intimidasi terhadap pers merupakan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Redaksi menolak tunduk pada tekanan dan memastikan akan terus mengawal isu ini secara profesional, independen, dan terbuka terhadap hak jawab dari pihak AF Cream maupun pihak lain yang disebutkan dalam pemberitaan.

 

Penulis : Dian Angreni 

Redaksi harianberitakota
Editor
Biro Makassar
Reporter