PINRANG, HBK — Pemerintah Kabupaten Pinrang kembali menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si, saat memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana STKIP DDI Pinrang yang digelar di The M Hotel, Kamis (8/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Wabup Sudirman menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat bertumpu pada pemerintah semata. Ia menilai, sinergi seluruh elemen, termasuk perguruan tinggi sebagai lembaga pencetak generasi penerus bangsa, menjadi kunci untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Tantangan SDM di Era Digital

Menurut Sudirman, laju perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat tantangan bagi para lulusan muda semakin kompleks. Kondisi ini menuntut kesiapan mental, kemampuan beradaptasi, serta komitmen kuat untuk turut mengambil peran dalam pembangunan.

“Lebih baik memulai dari hal kecil, daripada terus ikut-ikutan pada hal yang sudah besar. Dari proses itulah karakter, ketangguhan, dan pengalaman akan terbentuk,” ujarnya mengajak para wisudawan untuk berani memulai langkah pertama secara konsisten.

Multiskill Jadi Kebutuhan Dunia Kerja

Wabup Sudirman juga menekankan pentingnya pengembangan kapasitas diri secara berkelanjutan. Dunia kerja hari ini, katanya, tidak hanya membutuhkan keahlian tunggal, tetapi SDM multiskill yang mampu menempatkan diri sesuai kebutuhan, meski tak selalu sejalan dengan bidang ilmu yang dipelajari di bangku kuliah.

Ia menegaskan, pendidikan tinggi sejatinya bukan sekadar meraih gelar akademik, melainkan membentuk pola pikir logis, kritis, dan analitis agar lulusan mampu melihat peluang, serta memecahkan persoalan di tengah masyarakat.

“Gunakan kemampuan berpikir logis dan analitis yang telah diasah selama kuliah. Ilmu itu harus memberi manfaat, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga orang tua, daerah, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Belajar Sebagai Investasi Panjang

Menutup sambutannya, Wabup Sudirman kembali mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan literasi. Menurutnya, belajar adalah bentuk investasi jangka panjang yang hasilnya memang tidak instan, namun mampu memberi dampak besar bagi masa depan.

“Belajar adalah kebiasaan yang tidak pernah sia-sia. Teruslah membaca, mengasah diri, dan berkembang, karena dari sanalah kesuksesan akan dibangun,” pungkasnya.

Momentum wisuda ini diharapkan mampu melahirkan lulusan-lulusan yang menjadi agen perubahan, memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Pinrang secara berkelanjutan. (Ady)