BARRU,HBK – Meskipun awalnya keberadaan perusahaan galangan kapal PT LPN Shipyard di Dusun Awerangnge Desa Batupute Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru beberapa tahun silam dalam pembangunannya menuai pro dan kontra dari kalangan masyarakat dan lembaga swadaya.

Namun kini dalam kurun waktu mendekati 1 dekade galangan kapal PT Layar Perkasa Nusantara Awerangnge mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal bahkan menjadi ikon warga masyarakat atas kehadirannya di Awerangnge Desa Batupute Soppeng Riaja Kabupaten Barru.

– Tokoh Masyarakat dan Pelaku Usaha Anggap PT LPN Punya Peran Penting

“Patut di syukuri sudah 7 tahun galangan kapal berada di Awerangnge dan faktanya sangat membantu terkait peningkatan taraf hidup masyarakat yang berada di area ini,contohnya sejumlah fasilitas umum sekolah serta bantuan kemasyarakatan disalurkan pihak galangan ke warga ,”ungkap H Edy selaku tokoh masyarakat Awerangnge Desa Batupute Soppeng Riaja ditemui (31/10/2025) di sela-sela aktifitas usaha toko bangunannya.”Bahkan tidak sedikit pemuda dan masyarakat sekitar yang bekerja di galangan kapal sampai sekarang ini,tentu sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan situasi dan kondisi mereka beberapa tahun silam sebelum galangan kapal hadir disini,”ujarnya

“Dampaknya sangat dirasakan adanya kemajuan dan peningkatan penghasilan untuk warga,sehingga jujur PT LPN punya manfaat dan punya dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,”jelasnya.

– Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal Prioritas Dan Sinerg Pemdes Batupute

Senada dengan Tokoh Kepala Desa Batupute Jaharuddin yang ditemui terpisah terkait perkembangan sosial ekonomi masyarakat Awerangnge Batupute mengapresiasi keberadaan galangan kapal PT LPN dengan baik.

“Kami disini selaku pemerintah desa Batupute sangat memahami keberadaan perusahaan galangan kapal PT LPN di Dusun Awerangnge tersebut,”ujarnya.

“Salah satu bentuk sinergi,pemdes Batupute dengan fokus mendorong masyarakat kami dan PT LPN dalam pemenuhan rekrutmen tenaga lokal dan transparansi penerima CSR lansung dari galangan LPN terutama warga yang berada di dekatnya,”tandasnya.

“Perusahaan galangan kapal PT LPN di Desa Batupute sudah menjadi ikon Desa maupun bagian tersendiri di tengah masyarakat Desa Batupute,”,”ungkapnya.

“Sehingga guna pemenuhan kebutuhan akan tenaga kerja lokal kami mencoba mendorong sejumlah pemuda di Desa Batupute turut mengikuti program pelatihan BLK Disnaker kerjasama Pemdes Batupute yang dilaksanakan di BPP Pangkep,”terangnya.

“Alhamdulillah rata-rata setelah melalui pelatihan dasar hingga 3 G,tercatat di data kami sebanyak 48 sampai 51 orang pemuda dan warga yang telah masuk bekerja di PT LPN,,kendati untuk saat ini PT LPN sudah di level 6 G untuk standarisasi serapan tenaga kerja,,”bebernya.

“Jika dilihat situasi dan perkembangan di sekitar area galangan kapal tidak sedikit bantuan yang disalurkan khususnya pada masyarakat lansung dekat galangan dan Sekolah serta Masjid (fasum,red) ataupun untuk bantuan peringatan hari besar keagamaan dan hari besar nasional,bahkan pihak galangan kapal pernah memberikan bantuan ke Desa yang masuk ke dalam PAD Desa Batupute,”tandasnya.

“Kemudian belum lama ini,kami meminta pihak PT LPN adanya transparansi terkait kompensasi terhadap sejumlah rumah warga yang berada tepat di area depan dan samping galangan yang selama ini terdampak langsung debu akibat kegiatan di dalam galangan,”ujar Jaharuddin.

“Hal ini bertujuan saling mendukung keterbukaan informasi guna saling menjaga antara pihak galangan PT LPN masyarakat serta pemdes Batupute dari informasj-informasi yang kemungkinan timbul dan tidak bertanggung jawab,”kunci Jaharuddin.

– Pertahun Salurkan Ratusan Sembako dan Rencana Pembangunan Terminal Khusus

Kendati demikian Ira Indira selaku Perwakilan Direktur PT LPN Awerangnge Batupute ditemui di rumahnya di Siddo tidak menampik adanya bantuan ratusan paket sembako setiap tahun menjelang perayaan hari besar keagamaan dari Galangan Kapal PT LPN yang disalurkan ke masyarakat sekitar.

“Bantuan PT LPN tidak sebatas sembako ke masyarakat area galangan kapal Awerangnge saja yang mendapatkan,melainkan bantuan lain untuk pembangunan seperti Masjid dan Sekolah sekitar juga menjadi perhatian khusus pihak kami,”kata Ira Indira

“Dan kami selama ini tetap menjaga kekompakan dengan menerima informasi saran serta masukan dari masyakarat maupun elemen lain dan lingkup pemerintah Desa, maupun pemerintah daerah Barru dalam melakukan aktifitas usaha serta tetap berakselerasi dalam pola pembangunan daerah maupun nasional,”jelas Ira Indira.

Ira Indira menambahkan adanya konsultasi publik pengembangan Terminal Khusus Galangan PT Layar Perkasa Nusantara beberapa waktu lalu,sesuai dengan rencana pengembangan galangan,dan juga guna mengantisipasi semakin bertambahnya animo pemilik kapal melakukan reparasi.

Dan sepertinya setelah kegiatan konsultasi publik PT.Layar Perkasa Nusantara dilaksanakan,sudah sewajarnya perencanaan pembangunan terminal khusus berjalan mulus sebab pemangku kebijakan dan kepentingan maupun instansi terkait dari Pemkab Barru turut hadir ketika itu.

“Di samping itu adapun kualifikasi tenaga kerja di dalam galangan kapal pihak Management PT LPN tetap mengacu SOP Kemenaker dengan pola dan sistem perekrutan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,”tutup Ira Indira.(Ril)