*Kebangkitan DPM UNIMEN: Momentum Emas Membangun Kembali Tradisi Kepemimpinan Mahasiswa

ENREKANG, HBK – Setelah sempat vakum beberapa tahun, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali aktif. Wakil Rektor III UNIMEN, Dr. Saidang, S.Pd., M.Si., secara resmi melantik pengurus DPM periode 2025–2026 di Aula Kampus I, Jumat (8/8/2025).

Pelantikan DPM Universitas Muhammadiyah Enrekang inipula bukan sekadar seremoni pergantian pengurus.

Ia adalah penanda kembalinya denyut demokrasi mahasiswa di kampus setelah sekian lama terhenti.

Kevakuman DPM selama beberapa tahun terakhir ibarat “mati suri” bagi lembaga legislatif mahasiswa.

Fungsi kontrol, penyalur aspirasi, hingga pengawal kebijakan kampus sempat hilang dari gelanggang.

Akibatnya, dinamika organisasi kemahasiswaan berjalan tanpa sistem pengawasan yang kuat.

Kini, di bawah komando Mustakim sebagai Ketua Umum, DPM UNIMEN memikul tugas berat: memulihkan marwah lembaga dan membangun kembali tradisi kepemimpinan mahasiswa yang aktif, kritis, dan produktif.

Wakil Rektor III UNIMEN, Dr. Saidang, S.Pd., M.Si., mengingatkan bahwa DPM bukan hanya papan nama.

“DPM harus memastikan organisasi mahasiswa berjalan sebagaimana mestinya. Agenda awalnya jelas: bentuk KPUM, gelar Pemilu Raya, dan pastikan demokrasi kampus hidup kembali,” tegasnya.

Bagi Mustakim, ini adalah periode pembuktian. Ia menegaskan pentingnya kerja kolektif, soliditas, dan keberanian melahirkan ide-ide pembaruan.

“Kita harus membawa gagasan konstruktif, membangun agenda perubahan, dan memastikan DPM kembali menjadi rujukan mahasiswa,” ujarnya berapi-api.

Kebangkitan DPM UNIMEN bukan hanya soal regenerasi kepengurusan. Lebih dari itu, ia menjadi tolok ukur kedewasaan organisasi mahasiswa di tengah tuntutan zaman.

Apakah pengurus baru mampu mengembalikan kepercayaan mahasiswa? Apakah aspirasi benar-benar tersampaikan ke pimpinan kampus?

Jawaban atas pertanyaan itu akan ditentukan oleh langkah konkret pengurus dalam setahun ke depan.

Jika berhasil, sejarah akan mencatat periode 2025–2026 sebagai masa kebangkitan demokrasi kampus UNIMEN. Jika gagal, ia hanya akan menjadi catatan pendek dalam arsip kegiatan tahunan.

Susunan Pengurus DPM UNIMEN 2025–2026:

  • Ketua Umum: Mustakim
  • Wakil Ketua Umum: Muhammad Araafly Sulaeman
  • Sekretaris Umum: Nurmila Ramadani
  • Bendahara Umum: Mutmainna Ariska
  • Komisi Legislasi: Rangga Renaldi, Ardiansyah, Rizal
  • Komisi Advokasi: Juliadi, Muhammad Irfan, Yulianis
  • Komisi Yudikatif: Safaruddin, Muhammad Firdaus, Muhammad Nicvan. (Abbas)