PINRANG, HBK — Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., menegaskan pentingnya penanganan data yang akurat dan sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Monitoring Center for Prevention (MCP), program pengawasan pencegahan korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Hal ini disampaikan Wabup saat memimpin langsung Rapat Koordinasi Program MCP di Ruang Rapat Bupati, Senin (4/8/2025), yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Pinrang.

“Setiap data yang kita sampaikan akan menjadi dasar penilaian objektif dari KPK dalam melihat sejauh mana komitmen kita terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih,” tegas Wabup Sudirman.

Menurutnya, pemenuhan indikator dalam MCP membutuhkan penanganan yang terukur, ketepatan waktu, dan akurasi data, yang seluruhnya hanya bisa dicapai melalui koordinasi dan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah.

Wabup Sudirman menekankan bahwa MCP bukan sekadar laporan administratif, melainkan alat ukur konkret terhadap transparansi, integritas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Kita tidak bisa bekerja secara parsial. Diperlukan kerja kolektif dan komunikasi efektif antar OPD agar target MCP bisa dicapai sesuai ekspektasi,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan seluruh stakeholder agar tetap menjaga semangat kolaborasi dan komitmen dalam mendukung pelaksanaan MCP, karena hasilnya akan berdampak langsung pada reformasi birokrasi dan pencegahan korupsi di Kabupaten Pinrang.

“Melalui rakor ini, mari kita jadikan sinergitas sebagai fondasi utama dalam setiap tahapan pelaksanaan. Ini bukan hanya demi capaian skor, tapi demi kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan dipercaya publik,” tutupnya.

Dengan koordinasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin siap dan konsisten dalam memenuhi standar MCP sebagai bagian dari agenda nasional pemberantasan korupsi yang berbasis sistemik dan preventif. (Ady)