ENREKANG, HBK — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Tahun Anggaran 2025 Kodim 1419/Enrekang terus tancap gas mengerjakan dua sasaran fisik utama di Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang: pengerasan jalan dan pembangunan jamban sehat untuk masyarakat. 
Pengerjaan jalan sepanjang 1.760 meter dengan lebar 3,5 meter kini menjadi prioritas utama. Jalan ini sebelumnya dikenal licin, berlumpur, dan rawan longsor, terutama saat hujan mengguyur. Kini, lewat tangan-tangan terampil Satgas TMMD bersama warga, kondisi tersebut berangsur membaik.
Letda Inf Amrullah, Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD Ke-125 menyebut, pengerasan jalan ini merupakan bentuk respons atas permintaan masyarakat untuk meningkatkan kelancaran mobilitas, distribusi hasil panen, hingga percepatan roda ekonomi warga.
“Sebelumnya, jalan ini memiliki tanah labil dan curam, sangat sulit dilalui saat hujan. Harapannya, setelah pengerasan bahkan pengecoran dilakukan, akses masyarakat lebih lancar, pengangkutan hasil pertanian lebih cepat, dan ekonomi pun bergerak,” jelasnya, Minggu (27/07/2025).
Selain jalan, sasaran fisik lainnya yang tak kalah penting ialah pembangunan jamban keluarga. Program ini menyasar warga kurang mampu yang belum memiliki akses sanitasi layak. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat setempat, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. 
Letkol Inf Augustiar Adinegoro, S. Hub. Int, Komandan Satuan Tugas TMMD Ke-125 menegaskan bahwa pembangunan jamban merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam mewujudkan lingkungan sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan.
“Kami tidak hanya fokus pada infrastruktur jalan, tetapi juga pada aspek fundamental seperti kesehatan. Jamban yang layak adalah langkah preventif untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kualitas hidup warga,” tegasnya.
Program TMMD ini tidak hanya membawa manfaat nyata dalam aspek fisik dan kesehatan, tapi juga mempererat kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat, membangun semangat gotong royong, serta memperkuat ketahanan sosial di tengah masyarakat desa.
Dengan semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat”, TMMD Ke-125 menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan warga dapat melahirkan perubahan konkret dan harapan baru bagi masyarakat pelosok. (Abbas)









Tinggalkan Balasan