ENREKANG, HBK — Pembangunan jamban keluarga bagi warga kurang mampu di Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, terus dikebut oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1419/Enrekang.

Hingga Jumat (25/7/2025), progres pengerjaan telah mencapai 30 persen.

Pembangunan fasilitas sanitasi ini menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD tahun ini, dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penyediaan akses jamban yang layak dan higienis.

Komandan SSK TMMD ke-125, Letda Inf Amrullah, mengungkapkan bahwa proses pembangunan dilakukan dengan semangat gotong royong antara personel Satgas dan warga setempat.

“Alhamdulillah, progres saat ini sudah mencapai 30 persen. Kami terus bekerja maksimal agar seluruh target dapat rampung sesuai waktu yang ditentukan,” ujarnya optimistis.

Selain berdampak langsung pada peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, program ini juga menjadi momentum edukatif untuk menanamkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat di pedesaan.

Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat tak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga melalui kolaborasi nyata di lapangan. Sejumlah warga mengaku antusias dan merasa terbantu, karena pembangunan jamban menjadi solusi atas kebutuhan dasar yang selama ini sulit mereka akses.

“Ini bukan sekadar bangun jamban, tapi bangun harapan,” ujar salah seorang warga yang turut membantu di lokasi.

Program TMMD ke-125 ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, mengingat pembangunan jamban menjadi bagian penting dalam upaya mengentaskan masalah sanitasi dan stunting di wilayah pedesaan. (Abbas)