ENREKANG, HBK – Konflik sosial dan sengketa lahan yang telah lama mengakar di wilayah Kabupaten Enrekang perlahan mulai menemukan titik terang. Sejak kepemimpinan AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolres Enrekang, berbagai permasalahan mulai terselesaikan secara damai dan tertib.

Dalam sepekan terakhir, sejumlah eksekusi sengketa lahan berhasil dilaksanakan tanpa adanya gesekan antara pihak pengadilan, aparat keamanan, masyarakat, maupun pihak tergugat di lokasi eksekusi.

Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi kepemimpinan yang diusung AKBP Hari Budiyanto melalui program Commander Wish SETIA Presisi, yang mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi aktif.

Salah satu contoh nyata terlihat dalam kegiatan eksekusi lahan yang berlangsung pada Senin (05/05/2025) di Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang. Eksekusi yang sempat tertunda beberapa kali pada tahun sebelumnya ini, akhirnya berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Enrekang hadir langsung memantau jalannya kegiatan, didampingi Kabag Ops Kompol Andi Asdar, A.Md., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Enrekang lainnya. Kehadiran langsung pimpinan menjadi bentuk komitmen serta dukungan moral kepada seluruh personel di lapangan.

“Kami tidak hanya menekankan pada penegakan hukum, tetapi juga lebih mengedepankan upaya damai melalui komunikasi dan konsiliasi antarpihak. Tujuan utamanya adalah solusi terbaik bagi semua pihak,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan bahwa soliditas internal personel serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci suksesnya pengamanan kegiatan. Seluruh proses – mulai dari pembacaan putusan pengadilan, pemasangan spanduk putusan, hingga penandatanganan berita acara eksekusi – berjalan lancar dan ditutup dengan apel konsolidasi.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang mengedepankan pendekatan humanis dan keterlibatan aktif dapat meredam potensi konflik dan menciptakan keamanan yang berkelanjutan. (Achi)