SIDRAP, HBK — Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Minggu malam, 4 Mei 2025.

Sebanyak 265 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) secara resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Pelepasan berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang turut memberikan sambutan penuh pesan keagamaan dan harapan.

“Fokuslah pada ibadah. Jangan dulu pikirkan belanja atau urusan di kampung halaman. Ingatlah bahwa Bapak dan Ibu adalah tamu Allah,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Ia mengingatkan bahwa keberangkatan haji adalah anugerah besar, terlebih dengan waktu antrean yang begitu panjang. “Sidrap termasuk daerah dengan antrean haji terlama di Indonesia, bisa mencapai lebih dari 20 tahun,” tambahnya.

Rombongan CJH diberangkatkan dalam tujuh kelompok menggunakan sembilan unit bus pariwisata. Mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) tujuh bersama jamaah dari Selayar dan Makassar. Keberangkatan dari Rujab dimulai sekitar pukul 24.00 WITA menuju Asrama Haji Sudiang Makassar dan dijadwalkan terbang ke Madinah pada 6 Mei 2025 pukul 04.00 WITA.

Di tengah prosesi pelepasan tersebut, tersiar kabar menggembirakan yang mengundang tepuk tangan dan takbir dari seluruh hadirin. Kepala Kantor Kemenag Sidrap, H. Muhammad Idris Usman, mengumumkan bahwa Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA memberikan persetujuan pemberangkatan tambahan 63 calon jamaah dari daftar cadangan yang sebelumnya belum pasti.

“Alhamdulillah, ini hadiah luar biasa dari Menag RI sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Bupati Syaharuddin dalam pelayanan umat. Kini total jamaah Sidrap yang akan berangkat tahun ini menjadi 328 orang,” ungkap Idris yang disambut rasa haru para jamaah dan keluarganya.

Bupati Syaharuddin pun menyampaikan rasa syukurnya. “Ini bukan hanya kado untuk saya, tapi untuk seluruh masyarakat Sidrap, khususnya bagi mereka yang telah lama menanti menjadi tamu Allah,” ucapnya terharu.

Sebelumnya, dalam kunjungannya ke Bumi Nene Mallomo, Menag Nasaruddin Umar juga memuji berbagai capaian Pemkab Sidrap, terutama dalam pengembangan program keagamaan dan ketahanan pangan.

“Bicara soal beras, tidak pernah lepas dari Sidrap. Ini daerah penuh berkah. Selama Sidrap tetap menjadi lumbung pangan, keberkahan akan terus mengalir kepada daerah, warganya, dan para pemimpinnya,” ujar Nasaruddin.

Ia juga menyoroti tingginya kepedulian sosial masyarakat Sidrap yang dikenal ringan tangan dan cepat tanggap dalam aksi-aksi kemanusiaan.

“Nilai-nilai sosial yang kuat seperti ini harus terus dijaga dan dikembangkan oleh pemerintah daerah,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan keimanan yang kuat, masyarakat Sidrap mengiringi keberangkatan jamaah dengan doa agar seluruhnya meraih haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta selamat. (Arya/*)