SIDRAP, HBK – Berbahasa Inggris tanpa menguasai ilmu linguistik ternyata bukan hal yang mustahil.
Linguistik adalah cabang ilmu yang mempelajari struktur, fonologi, sintaksis, semantik, dan aspek lain dari bahasa secara mendalam.
Namun, kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris lebih berfokus pada keterampilan komunikasi ketimbang pemahaman teori bahasa.
Banyak orang yang belajar bahasa Inggris dengan mengutamakan praktik berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis tanpa harus memahami teori linguistik.
Metode seperti menonton film berbahasa Inggris, berlatih berbicara dengan penutur asli, dan memperbanyak kosakata sering kali lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dibandingkan mempelajari struktur bahasa secara akademis.
Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang bisa fasih berbahasa Inggris tanpa harus mengetahui konsep seperti subjek, predikat, atau tenses secara teoritis.
Selama mereka mampu menyusun kalimat yang bisa dimengerti dan sesuai konteks, komunikasi tetap bisa berjalan lancar.
Namun, meskipun tidak wajib, memahami linguistik bisa menjadi nilai tambah, terutama dalam konteks akademik atau profesional.
Dengan kata lain, penguasaan bahasa lebih berkaitan dengan praktik dan pengalaman ketimbang teori linguistik. Jadi, bagi siapa pun yang ingin mahir berbahasa Inggris, jangan ragu untuk terus berlatih dan membiasakan diri dengan bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Penulis: Andi Sadapotto





Tinggalkan Balasan